Kolom

Asketisme Tangkal Hoax di Bulan Ramadhan

Dalam konteks berbangsa dan bernegara, hoax merupakan pangkal dari berbagai tindakan anarkis dan tindak pidana. Selain itu, hoax merupakan benih dari berbagai jenis kebencian baik secara individu maupun kelompok, dimana akan berujung pada aksi intoleransi, rasisme, hingga pada puncaknya jatuh pada tindakan terorisme.
Kolom

Puasa Ramadhan Bentuk Syukur dan Takwa

Tujuan utama ibadah pada bulan ramadham adalah untuk meningkat rasa syukur sebagai hambanya, atas pemberian. Selain, menjalankan rutinitas dalam agama puasa merupakan bentuk takwa bagi muslim untuk bekal di hari akhir. Sesuai dengan Al-quran surah al-Baqarah ayat 183. Artinya, ”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Kolom

Ramadhan Bulan Syahrul Ukhuwah

Momentum ramadhan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat beragama Islam, bukan saja kegembiraan menunaikan ibadah tahunan, namun juga momentum berkumpulnya keluarga. Syahrul Ukhuwah atau bulan ramadhan memang tidak baru, baik isi maupun pesan namun selalu dipesan dan menjadi doktrinisasi, bahwa manusia merupakan bersaudara terlepas dari sekat beragama.
Kolom

Stop Libatkan Keluarga Dalam Aksi Terorisme

Berkembangnya paham radikalisme dan terorisme, memunculkan masalah baru dimana bukan hanya tentang keselamatan tetapi juga tentang pelibatan keluarga. Walaupun jarang terjadi di Indonesia, setidaknya sudah ada beberapa kasus tindak pidana terorisme yang melibatkan keluarga dan menjadikan sebagai eksekutor bom bunuh diri.
Berita

Bela Rizieq Bukan Mati Syahid Tapi Mati Konyol

Penangkapan tersangka tindak pidana terorisme di dua tempat berbeda, yakni Bekasi dan Tangerang Selatan mengungkapkan fakta terbaru. Selain akan melakukan aksi teror di Sarana Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan beberapa toko milik orang Tionghoa di wilayah DKI Jakarta. Kelompok teroris yang berisikan anggota FPI tersebut memiliki misi untuk membebaskan Rizieq dan ingin mati syahid.
Berita

Eksepsi RS Ummi Ditolak, Rizieq Ngibul Lagi

Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada hari Rabu tanggal 7 April 2021 telah menolak nota keberatan (eksepsi) terdakwa Andi Tatat, yang merupakan Direktur Utama Rumah Sakit Ummi Bogor, Jawa Barat atas kasus pemalsuan hasil swab test Covid-19 terdakwa dan pentolan eks Front Pembela Islam (FPI) yaitu Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Terlihat bahwa MRS mencoba mengelabui penyidik Polri, agar bisa melenggang bebas seperti biasanya.
Berita

Terorisme Adalah Kejahatan Luar Biasa

Dalam aksi teror dilakukan oleh kelompok teroris selalu agama dijadikan sebagai landasan perbuatan sehingga menimbulkan korban jiwa, dimana hal ini merupakan kejahatan yang luar biasa serta sistematis. Wajar apabila, Islam dijadikan kambing hitam dari perilaku kelompok teroris sehingga Islam mendapatkan label sebagai agama teroris dan penuh kekerasan. Namun, jauh dibalik itu semua Islam yang dikenal oleh orang-orang Indonesia, dimana penduduknya menganut budaya keTimuran tidak mengenal aksi kekerasan mengatasnamakan agama.
Kolom

Kebohongan Janji Surga Kelompok Teroris

Kabarnya motivasi utama kelompok teroris di Indonesia, melakukan aksi teror di berbagai daerah termasuk bom Makassar dan teror Mabes Polri baru-baru ini dikarenakan keinginan meninggal dengan keadaan syahid. Selain syahid, motivasi surga serta 72 bidadari merupakan supporting yang menggerakan aksi teror tersebut, tentunya sangat konyol mengharapkan surga namun menggapai tersebut dengan cara menghabisi nyawa orang lain.
Kolom

Omong Kosong Revolusi Akhlak ala Rizieq

jika dilihat dari sudut manapun revolusi akhlak yang dimaksud Rizieq memang terkait sangat erat dengan persoalan politik. Apa yang Rizieq maksud bukanlah akhlak masing-masing individu, tapi akhlak dari penyelenggara negara.
Berita

Menyoal Teroris Agama

Peristiwa pengeboman dan aksi teror di Mabes Polri beberapa hari lalu menjadi perbincangan public tanpa henti. Sehingga bola panas ini, berujung pada hubungan agama yang dianut serta cara berpikir terorisme dalam membentuk keahlian teror dan lainnya.