Kolom

Pentingnya Wawasan Pancasila Bagi Anak

Peristiwa perusakan 12 makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cemoro Kembar, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, meresahkan masyarakat. Pasalnya, belasan makam yang dirusak merupakan tempat bersemayamnya orang-orang Nasrani. Yang lebih mengejutkan lagi, para pelaku perusakan ternyata anak-anak di bawah umur dan sedang menempuh pendidikan di tempat mengaji yang sama. Kejadian tersebut tentunya membuat miris kita semua. Hal ini yang menyebabkan anak-anak wajib diajari mengenai pentingnya berwawasan Pancasila. Sebab, dengan mengerti wawasan Pancasila, mereka akan memanifestasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan pasti mengedepankan akhlak, adab, serta perilaku sopan santun.
Kolom

Presiden Jokowi Sang Pembangun Bangsa

Tepat pada tanggal 21 Juni 2021, Presiden Joko Widodo menginjak usia yang ke 60 tahun. Ia lahir pada 21 Juni 1961 di Surakarta, Jawa Tengah. Di usia yang genap 60 tahun tersebut, tidak membuatnya menyurutkan kinerja untuk membangun bangsa. Kepedulian Presiden Jokowi terhadap negara ini, ditunjukkan dengan kesibukannya yang berkeliling ke daerah-daerah untuk melihat keadaan bangsa hari ini. Semangat membangun bangsa tidak hanya dilakukan dalam hal pembangunan infrastruktur saja, tetapi dalam segala hal.
Kolom

Hati-hati Kecanduan Medsos

Pada zaman sekarang, media sosial (medsos) telah menjelma menjadi kebutuhan wajib untuk digunakan. Medsos tak bisa dilepaskan dari keseharian manusia. Apalagi saat masa pandemi Covid-19, yang kebanyakan orang hanya berdiam diri di rumah. Mulai dari anak-anak, remaja, sampai dewasa, semua orang menggunakan medsos. Namun, dalam bermedsos ada hukum yang mengatur agar kita tidak terjebak dalam lingkaran kesesatan, yang nantinya dapat menjerumuskan kita berurusan dengan hukum. Untuk itu, kita harus menggunakan medsos sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kolom

Indonesia Perlu Belajar Menangani Covid-19 Dari Hungaria

Seluruh dunia dikagetkan dengan kompetisi Euro 2020 Grup F, yang mempertemukan antara Hungaria versus Portugal pada Selasa (15/06/2021). Pasalnya, pertandingan tersebut dihadiri oleh puluhan ribu penonton dalam satu stadion dan nyaris tanpa jarak serta tanpa masker. Laga tersebut dilaksanakan di Puskas Arena, Budapest, Hungaria. Perlu kita ketahui, pertandingan tersebut merupakan pagelaran ajang olahraga pertama yang mengizinkan stadion dihadiri dan dipenuhi oleh penonton sebanyak 100% selama pandemi Covid-19.
Ngopi

Bahaya Membiarkan Premanisme Berkeliaran

Setelah adanya instruksi langsung Presiden Joko Widodo ke Kapolri Jederal Listyo Sigit Prabowo terkait pemberantasan premanisme, puluhan orang preman diamankan. Kasus premanisme tersebut salah satunya dilakukan dengan cara pungutan liar (pungli). Namun di sisi lain, kegiatan premanisme yang merugikan masyarakat tersebut nampaknya terus terjadi. Pasalnya, masih banyak saja keluhan masyarakat yang menjadi korban terhadap aksi-aksi merugikan tersebut.
Kolom

Berantas Premanisme Menciptakan Kedamaian

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan langsung semua Polda maupun Polres dan seluruh jajarannya untuk memberantas semua aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Hal tersebut menyusul setelah adanya instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo, yang saat itu melakukan kunjungan ke Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (10/06/2021) lalu. Peristiwa itu terjadi, karena Presiden menerima keluhan dari sejumlah pengemudi sopir truk yang mengadu kepadanya.
Ngopi

Berislam Dengan Budaya Sendiri

Di Indonesia, mayoritas penduduknya adalah agama Islam. Namun, sayangnya banyak Muslim di negeri ini yang membawa budaya keislaman asing masuk dan berkembang, contohnya seperti budaya Arab. Tentunya, kita sebagai Muslim Nusantara yang menyayangi budaya lokal, tidak mau kehilangan ciri khas Nusantara yang sesungguhnya. Untuk itu, kita harus menjaga identitas keislaman tersebut dengan budaya sendiri agar budaya Nusantara terjaga dan tumbuh subur, hingga lestari.
Kolom

Persatuan Menurut Bung Karno

Bung Karno adalah salah satu pejuang kemerdekaan bangsa ini. Ia tidak mau bangsa ini dijajah oleh negara lain. Untuk itu, ketika berpidato di depan rakyatnya, Bung Karno selalu menyerukan persatuan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memerdekakan bangsa secara bersama-sama demi lahirnya negara yang damai, aman, dan tentram.
Kolom

Belajar Kepemimpinan Dari Bung Karno

Apabila kita mendengar nama Soekarno, maka yang diingat adalah gaya kepemimpinannya yang menginspirasi semua orang. Presiden pertama Republik Indonesia ini juga merupakan tokoh terkenal yang pintar serta cerdas. Di kalangan pemimpin dunia, dia dikenal sebagai sang diplomat ulung, sehingga memiliki ikatan persahabatan dengan tokoh-tokoh berpengaruh tersebut. Tak hanya itu, ia pula dapat mendudukkan Indonesia berdiri sama tinggi dan duduk sama rata dengan negara-negara lainnya. Berkat jasanya tersebut, negara ini dapat dipandang dan bersanding sejajar dengan negara-negara dunia lainnya.
Kolom

Ber-Pancasila di Zaman Now

Tindakan nyata dalam memanifestasikan nilai-nilai Pancasila adalah sebuah kewajiban bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Tidak memandang siapa dia, apa jabatannya, pekerjaannya apa, dan keturunan siapa. Untuk itu, kita semua harus menjaga Pancasila agar tetap kokoh menjadi ideologi negeri. Pancasila merupakan ideologi tunggal negeri ini, yang memiliki keistimewaan sendiri. Keistimewaan tersebut adalah kefleksibelannya yang tahan banting, yang kian relevan dengan perkembangan serta kemajuan zaman.